Tampilkan postingan dengan label madu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label madu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Desember 2007

Madu, Produk Unggulan dari HD




Madu produksi High-Desert USA dengan nama dagang "clover honey" adalah madu yang nektarnya berasal dari bunga clover memiliki kandungan gizi yang paling tinggi dan baik kaya dengan vitamin, mineral, dan enzim juga mengandung pollen serta Royal Jelly.

Keunggulan HDI Clover Honey Madu
HDI Clover Honey dihasilkan oleh lebah dari nektar bunga clover, bunga dengan kandungan serbuk sari terlengkap dibandingkan bunga-bunga lain.

Clover Honey tidak mengalami pemrosesan. Seperti diketahui, madu yang mengalami proses penyaringan atau penjernihan akan kehilangan kandungan gizi sekitar 33-55%. Madu alami Clover Honey ini kaya vitamin, mineral, serta enzim dan mengandung pollen serta royal jelly dengan kadar air paling rendah (17.1%), lebih unggul jika dibandingkan dengan madu lain yang kadar airnya 20 sampai 22%. Dari kelengkapan gizi yang terkandung di dalamnya dapat dipastikan khasiat Clover Honey sangat berbeda dengan produk multivitamineral lain, yang hanya mengandung vitamin dan mineral saja.

Madu dengan kandungan senyawa gizi lengkap bekerja merata dan seimbang dalam tubuh kita. Selain itu, madu memiliki sifat stimulan secara langsung, memperbaiki nafsu makan, dan membantu proses pencernaan.

Madu juga dapat memperbaiki sistem kekebalan tubuh serta sistem pembentukan sel darah merah; menetralisir zat racun dalam tubuh; juga berkhasiat sebagai antibiotika dan mempunyai sifat emolient untuk menghaluskan kulit.

Selain berkhasiat memelihara kesehatan dan mencegah penyakit, Clover Honey juga bermanfaat membantu proses penyembuhan berbagai penyakit dan gangguan kesehatan,
seperti :
Tekanan darah tinggi, lemah jantung, anemia,.infeksi, gangguan saluran kemih, sembeli, sistem pencernaan, maag, masalah saluran pernafasan termasuk batuk kronis, mengeluarkan reak pada perokok, gangguan sistem saraf pusat termasuk sulit tidur, gangguan pikiran, sakit kepala, dan kejang-kejang. masalah kesehatan kulit.

Yang dapat anda rasakan setelah mengkonsumsi madu?
Madu memberikan khasiat yang sangat baik untuk memelihara kesehatan serta meningkatkan stamina pada pria dan wanita. Sebagai sumber tenaga yang khasiatnya dapat dirasakan langsung. Juga dapat dijadikan tambahan untuk mengatasi berbagai penyakit saluran pernapasan.

Kemasan dan dosis penggunaan
Sebagai minuman, 1 sendok makan Clover Honey dicampur dengan 200 ml air minum. Sebagai pemanis alami untuk berbagai macam makanan & minuman maupun kue. Dapat dioleskan pada roti, kue dan biskuit sebagai selai. Clover Honey masih mengandung Bee Pollen dan Royal Jelly. Bila kita membuka penutup kemasan Clover Honey, maka kita akan melihat butiran pollen berwarna kecoklatan terapung di permukaan madu. Dikemas dalam botol berbentuk segi enam dengan ukuran ½kg & 1kg.

Bagi anda yang membutuhkan produk high desert bisa menghubungi erwin.winaldi@yahoo.co.id erwin.winaldi@plasa.com atau kirim SMS/telp HP ke 021-92359991, 022-92151899 atau 0818 0952 9945

Harga Clover Honney 0.5 kg Rp 137.000 + ongkos kirim ke luar Bandung

Transfer Via BCA 108 129 5251

Kamis, 18 Oktober 2007

Madu "Makanan Istimewa" untuk Kebugaran Tubuh


Kirim Teman | Print Artikel

Berita Terkait:

• Fuad Hassan: Dua Sendok Madu..!
• Inul Daratista: Kuat Goyang Berkat Telur dan Madu..!

Madu ternyata tak cuma nikmat diminum. Si kental manis asam ini juga baik untuk kesehatan tubuh pengonsumsinya. Bahkan, ia sudah mulai dilirik sebagai bahan obat.

Padahal, sebenarnya madu merupakan cadangan pakan bergizi tinggi bagi anak-anak lebah. Wajar kalau kemudian madu dimasukkan ke dalam kelompok bahan makanan bergizi oleh manusia.

Sebagian masyarakat Indonesia yakin kalau madu merupakan cairan alami yang enak dan manis. Kita juga beranggapan, madu kental itu sebagai "makanan istimewa" untuk kebugaran tubuh. Serta katanya, mampu menjaga lestarinya kemampuan seksual seseorang. Menurut sumber kepustakaan, setiap 1.000 g madu bernilai 3.280 kalori. Nilai kalori 1 kg madu sama dengan 50 butir telur atau 5,575 l susu, atau 1,680 kg daging.

Sebetulnya, khasiat madu amat berkaitan dengan kandungan gulanya yang tinggi. Yakni fruktosa 41%, glukosa 35%, dan sukrosa 1,9%. Serta unsur kan-dungan lainnya, seperti tepung sari ditambah berbagai enzim pencernaan. Lalu ada vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, antibiotika, dan lainnya.

Meski sama manisnya, perlakuan tubuh manusia terhadap madu yang manis itu berbeda dibandingkan dengan gula atau gula pasir. Madu dapat diproses langsung menjadi glukogen, sedangkan gula harus diproses terlebih dulu oleh enzim pencernaan di usus. Dengan demikian tubuh manusia bisa lebih cepat merasakan manfaat madu dibandingkan dengan gula pasir. Dari beberapa hal itu, rasanya bisa disimpulkan kalau madu bisa memberikan manfaat sangat penting dalam kehidupan manusia.

Madu peternak lebih baik

  • Madu memang sudah dikenal sebagai sumber pakan berkhasiat, konon sejak ribuan tahun lalu.

Dalam penggunaan sehari-hari, selain diminum dan dicicipi langsung, madu biasanya dipakai dalam industri susu bubuk, pabrik jamu, juga industri bahan makanan, misalnya untuk campuran roti, kue-kue, dan lainnya. Termasuk pula sebagai salah satu bahan makanan dalam kaleng, sirup, dan sebagainya.

Sayangnya, konsumen umumnya masih buta tentang mutu madu yang baik. Apalagi berbagai kemasan madu yang ada di pasaran jarang mencantumkan kandungan apa saja yang terdapat pada madu dalam botol itu. Seandainya dicantumkan pada kemasan, tetap saja sulit untuk mengetahui benar tidaknya kandungan 11 unsurnya, sebagai parameter yang ditentukan dalam Standar Industri Indonesia atau SII 0156-86.

Penelitian dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerja sama dengan Balai Besar Penelitian dan Industri Hasil Pertanian Bogor pada 1991 menyimpulkan, mutu madu produksi Indonesia, umumnya masih berada di bawah ketentuan SII. Lebih mengejutkan lagi, hasil penelitian yang dilakukan Laboratorium FMIPA Universitas Brawijaya Malang pernah menyimpulkan bahwa mutu madu produksi petani peternak secara umum, lebih baik dibandingkan dengan madu yang dijual di toko-toko, dengan segala kemewahan merek dan kemasannya.

Di sinilah perlunya peran para ahli untuk memberikan berbagai syarat madu yang memenuhi standar secara jelas dan ringkas, sehingga mudah diserap masyarakat luas. Di lain pihak perlu adanya itikad baik dan kejujuran dari para produsen serta penjual madu, sehingga berbagai macam madu yang beredar di pasaran tidak membingungkan kualitasnya.

Bukan "susu ratu"

  • Dalam perkembangan lebih lanjut, manusia menemukan produk lebah yang lebih hebat dibandingkan dengan madu, yaitu royal jelly alias "susu ratu".

Dalam beberapa penelitian, royal jelly memberikan petunjuk katanya bisa menggantikan sel-sel tubuh yang mati, serta memelihara kebugaran tubuh. Juga disebut-sebut - lagi-lagi katanya - mampu mempertahankan keperkasaan lelaki. Bahkan, beberapa ahli lebah madu di Eropa kini kabarnya sedang meneliti kemungkinan royal jelly untuk mengobati penderita leukemia, kanker, dan AIDS.

Madu konon bisa menggantikan antibiotika bagi pasien pengidap kanker, juga menyembuhkan efek sampingan prosedur kuratif, dan obat rematik. Sedangkan venom atau racun lebah dapat untuk mengobati prostatitis kronis dan wasir. Juga dapat merehabilitasi pasien berpenyakit jantung, penyakit kulit, tukak lambung, luka bakar, dan sebagainya. Dalam suatu seminar internasional di Swis, tahun 1995, para peneliti dan ahli apiterapi juga ahli farmasi menyatakan dirinya siap bekerja sama secara internasional, untuk mengembangkan produksi obat-obatan dari produk lebah madu dan royal jelly.

Royal jelly yang disebut "susu ratu" sebetulnya bukan susu. Apalagi madu yang dihasilkan sang ratu lebah. Itu sebetulnya bahan makanan khusus untuk ratu lebah. Diduga karena terus-menerus makan royal jelly, queen bee itu bisa berumur antara 5 - 6 tahun.

Sejak 1922, seorang peneliti dari Prancis telah merekomendasikan royal jelly untuk pengobatan. Meski begitu sampai saat ini berbagai unsur yang terkandung di dalamnya belum bisa diketahui seluruhnya. Royal jelly yang manis agak kecut tetap merupakan misteri yang menggoda para ilmuwan.

Selebihnya, masih banyak laporan penelitian tentang berbagai produk lebah yang menunjukkan hasil positif untuk pengobatan, baik setelah mengonsumsi madu, tepung sari atau polen, maupun royal jelly. Sayangnya, kenyataan itu sulit diterima organisasi kesehatan dan perguruan tinggi kedokteran di beberapa negara dengan alasan kurangnya bukti ilmiah. Setidaknya, begitulah antara lain pernyataan pakar apiterapi dari Jerman. (Intisari)

MADU SEBAGAI OBAT



Dalam dunia medis, penggunaan madu sebagai obat sudah dimulai sejak zaman Yunani dan Mesir Purba. Saat itu di Mesir, madu merupakan salah satu dari 500 obat terpopuler.

  • Madu sebagai obat penyakit jantung
    Dr. FG Winarno, Kepala Pusat Pengembangan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, dalam bukunya "Madu, Teknologi, Khasiat dan Analisa", menyatakan:

    • Gula dan mineral dalam madu berfungsi sebagai tonikum bagi jantung. Otot-otot jantung bekerja tanpa henti/istirahat, sehingga selalu membutuhkan glukosa sebagai sumber tenaga untuk mengganti energi yang hilang. Nutrisi madu sebagian besar (31%) terdiri atas glukosa.
  • Colomb dan Raff menyatakan:

    • Konsumsi madu 70% perhari selama 1-2 bulan oleh pasien penderita penyakit jantung berat akan menghasilkan konsisi yang baik, penerimaan darah makin normal serta kekuatan jantung meningkat
  • Madu sebagai obat masuk angin

    • Dalam bentuk madu biasa atau campuran dengan bahan lain, kombinasi yang sering dipakai adalah susu hangat atau sari jeruk peras. Separuh atau satu jeruk cukup untuk setiap 100 gram madu.
  • Madu sebagai obat penyakit lambung dan pencernaan

    • kandungan mineral yang cukup tinggi dapat mengurangi derajat keasaman dan membantu mencegah pendarahan lambung.
    • Mineral yang tinggi dapat meningkatkan pH dari lambung.
    • Semakin gelap warna madu semakin tinggi kandungan mineral, sehingga makin tinggi daya alkalinasinya. Hal ini semakin potensial untuk mengatasi penyakit lambung dan usus akibat penumpukan asam lambung.
  • Madu untuk mengobat penyakit paru-paru
    Pasien Tuberkulosis (TBC) yang diberi madu 100-150 gr per hari, memberikan pengaruh positif, yaitu:

    • Berat badan bertambah
    • Batuk mereda
    • Haemoglobin meningkat
    • Laju pengendapan darah melambat
  • Madu untuk pengobatan luka infeksi

    • Luka-luka menjadi steril setelah mendapat pengobatan dengan madu selama 7-10 hari.
    • Madu terbukti dapat mempercepat pembentukan jaringan-jaringan yang halus.

RESEP OBAT DARI MADU

Madu yang berfungsi sebagai Suplement Food (makanan tambahan) dan obat dalam penggunaannya dapat dicampurkan dalam produk makanan lainnya, antara lain: buah-buahan, atau sari buah. Beberapa contohnya adalah:

  1. Pisang Ambon dicampur dengan madu dan susu merupakan makanan bayi yang baik
  2. Pisang (jenisnya tergantung selera dilumatkan sampai halus, dicampur dengan segelas air kelapa muda dan sedikit madu, kemudian disaring. Air hasil saringan berkhasiat bagi penderita campak dan tuberkelosis (TBC)
  3. Beberapa tetes sari buah pepaya dicampur madu berkhasiat memperlancar air susu ibu.
  4. Beberapa tetes sari buah pepaya dicampur madu merupakan tonikum yang baik untuk pertumbuhan anak, wanita hamil dan menyusui
  5. Pepaya dicampur susu dan madu baik untuk mengatasi ketidakberesan saluran seni, berbagai gangguan jantung, otak, hati, urat syaraf, darah, wasir dan sembelit.
  6. Jeruk peras ditambah madu dapat mengatasi gangguan jantung.
  7. Segelas air jeruk ditambah sedikit garam dan satu sendok makan madu, berkhasial untuk penderita TBC, asma, masuk angin dan bronchities.
  8. Segelas penuh sari wortel dicampur satu sendok makan madu dan satu sendok teh sari jeruk nipis, dapat menanggulangi mual-mual pada wanita hamil, gangguan empedu, radang lambung, kencing tidak lancar, dan tubuh letih serta lesu (diminum sebelum makan pagi.
  9. Air kelapa ditambah sedikit madu berkhasiat meniadakan akibat buruk dari gairah seks yang berlebihan.
  10. Segelas penuh sari mentimun dicampur satu sendok teh madu dan satu sendok teh sari jeruk nipis bermanfaat memperlancar buang air kecil (dieurectic), keracunan saat hamildan kencing yang sedikit akibat kurang cairan (diminum dua kali sehari).

Catatan: Jenis madu yang digunakan tergantung selera konsumen, tetapi sebaiknya disesuaikan dengan fungsi dan tujuan pemakaian. Sebagai contoh: untuk butir 1 sebaiknya digunakan Madu Kapuk Randu

ROYAL JELLY

Royal Jelly adalah makanan khusus yang istimewa untuk Ratu Lebah. Dengan makanan tersebut, Ratu Lebah mampu bertelur setiap hari 1000 - 1.500 butir telur sepanjang hidupnya, dan ia dapat hidup 6 sampai 7 tahun, sedangkan lebah biasa hanya bisa hidup ±.3 bulan saja. Demikian hebatnya Royal Jelly yang mengandung nilai gizi sangat tinggi.
Berikut adalah cara minum Royal Jelly :

  • Segelas air putih dingin (biasa) yang patang ditambah dengan ±1/4 (seperempat) sendok teh Royal Jelly diaduk sampai ± 10 putaran. Untuk memberikan rasa manis, dapat ditambahkan satu sendok makan madu dan satu iris jeruk nipis, supaya terasa segar.
  • Waktu minum pada malam hari sebelum tidur cukup satu kali saja dalam sehari atau sewaktu-waktu bila diperlukan saja, misalnya setelah bekerja terlalu lelah.
  • Royal Jelly dianjurkan untuk diminum, terutama bagi orang berusia lanjut (45 tahun ke atas), sehabis sakit, setelah operasi, dan setelah bekerja keras (tidak/non fisik)
  • Royal Jelly dapat mempertahankan kulit dari ketuaan (awet muda), vitalitas, meningkatkan gairah hidup, dan umur panjang.
  • Demikian manfaat Royal Jelly, sehingga anda tetap sehat, awet muda, bergairah kerja, dan mencapai usia maksimum

artikel ini saya ambil dari www.pramuka.or.id

Rabu, 03 Oktober 2007

Madu produk Unggulan dari HD



Keterangan Gambar : Hotel Homman, kebanggaan warga Bandung kin menjadi tujuan wisata turis mancanegara. (Erwin Winaldi-www.maduhdasli.blogspot.com)


Madu produksi High-Desert USA dengan nama dagang "clover honey" adalah madu yang nektarnya berasal dari bunga clover memiliki kandungan gizi yang paling tinggi dan baik kaya dengan vitamin, mineral, dan enzim juga mengandung pollen serta Royal Jelly.

Keunggulan HDI Clover Honey Madu
HDI Clover Honey dihasilkan oleh lebah dari nektar bunga clover, bunga dengan kandungan serbuk sari terlengkap dibandingkan bunga-bunga lain.

Clover Honey tidak mengalami pemrosesan. Seperti diketahui, madu yang mengalami proses penyaringan atau penjernihan akan kehilangan kandungan gizi sekitar 33-55%. Madu alami Clover Honey ini kaya vitamin, mineral, serta enzim dan mengandung pollen serta royal jelly dengan kadar air paling rendah (17.1%), lebih unggul jika dibandingkan dengan madu lain yang kadar airnya 20 sampai 22%. Dari kelengkapan gizi yang terkandung di dalamnya dapat dipastikan khasiat Clover Honey sangat berbeda dengan produk multivitamineral lain, yang hanya mengandung vitamin dan mineral saja.

Madu dengan kandungan senyawa gizi lengkap bekerja merata dan seimbang dalam tubuh kita. Selain itu, madu memiliki sifat stimulan secara langsung, memperbaiki nafsu makan, dan membantu proses pencernaan.

Madu juga dapat memperbaiki sistem kekebalan tubuh serta sistem pembentukan sel darah merah; menetralisir zat racun dalam tubuh; juga berkhasiat sebagai antibiotika dan mempunyai sifat emolient untuk menghaluskan kulit.

Selain berkhasiat memelihara kesehatan dan mencegah penyakit, Clover Honey juga bermanfaat membantu proses penyembuhan berbagai penyakit dan gangguan kesehatan,
seperti :
Tekanan darah tinggi, lemah jantung, anemia,.infeksi, gangguan saluran kemih, sembeli, sistem pencernaan, maag, masalah saluran pernafasan termasuk batuk kronis, mengeluarkan reak pada perokok, gangguan sistem saraf pusat termasuk sulit tidur, gangguan pikiran, sakit kepala, dan kejang-kejang. masalah kesehatan kulit.

Yang dapat anda rasakan setelah mengkonsumsi madu?
Madu memberikan khasiat yang sangat baik untuk memelihara kesehatan serta meningkatkan stamina pada pria dan wanita. Sebagai sumber tenaga yang khasiatnya dapat dirasakan langsung. Juga dapat dijadikan tambahan untuk mengatasi berbagai penyakit saluran pernapasan.

Kemasan dan dosis penggunaan
Sebagai minuman, 1 sendok makan Clover Honey dicampur dengan 200 ml air minum. Sebagai pemanis alami untuk berbagai macam makanan & minuman maupun kue. Dapat dioleskan pada roti, kue dan biskuit sebagai selai. Clover Honey masih mengandung Bee Pollen dan Royal Jelly. Bila kita membuka penutup kemasan Clover Honey, maka kita akan melihat butiran pollen berwarna kecoklatan terapung di permukaan madu. Dikemas dalam botol berbentuk segi enam dengan ukuran ½kg & 1kg.

Bagi anda yang membutuhkan produk high desert bisa menghubungi erwin.winaldi@yahoo.co.id erwin.winaldi@plasa.com atau kirim SMS/telp HP ke 021-92359991, 022-92151899 atau 0818 0952 9945


Selasa, 02 Oktober 2007

Lebah Madu Selamat dari Kepunahan

PARA ahli meyakini lebah madu sudah ada di muka Bumi sejak zaman purba lebih dari 65 juta tahun silam. Keyakinan ini didasari oleh bukti temuan berupa bebatuan amber (berasal dari getah tanaman yang mengeras) yang di dalamnya berisi lebah-lebah madu dari masa sebelum tabrakan asteroid dengan Bumi pada akhir periode Cretaceus. Tabrakan itu mengakibatkan debu-debu berhamburan dan menutupi sinar Matahari dalam waktu lama. Akibatnya, suhu di Bumi menurun. Penurunan suhu inilah yang diduga menjadi penyebab musnahnya dinosaurus dan kehidupan lain pada masa itu.

Adapun asteroid atau komet yang menabrak Bumi telah menciptakan kawah raksasa di Chicxulub, Meksiko, dan menjadi batas bagi dua periode geologi, yakni Cretaceous dan Tertiary. Batas geologi ini merupakan tanda terjadinya kepunahan massal 65 juta tahun lalu.

Namun, yang menjadi pertanyaan, mengapa lebah madu bisa selamat dari kepunahan akibat jebakan suhu yang amat dingin itu? Pertanyaan ini muncul menyusul temuan para terbaru para ilmuwan bahwa fosil lebah madu dalam amber itu serupa benar dengan lebah madu modern. Artinya, lebah madu yang hidup di zaman purba bukan saja selamat, tapi menghasilkan keturunan hingga generasi yang kita jumpai sekarang.

Temuan lebah di amber tadi menimbulkan berbagai pertanyaan, terutama mengenai teori “musim dingin panjang” yang menyertai tabrakan. Menurut apa yang diyakini para ilmuwan, pada musim dingin itu suhu turun drastis dan cukup untuk melenyapkan lebah-lebah madu dan tanaman-tanaman bunga yang menjadi sumber makanannya.

Agar bisa melakukan aktivitas metabolisme vitalnya lebah madu tropis modern hidup sehat pada suhu antara 31-34 oC. Suhu di atas juga merupakan temperatur paling baik bagi tanaman-tanaman bunga yang kaya nektar. Bila setelah tabrakan suhu turun hingga 7-12oC --menurut teori yang berlaku umum saat ini-- maka lebah madu tidak mungkin bisa bertahan hidup. Demikian perkiraan Jacqueline Kozisek dari Universitas New Orleans, AS.

Jika lebah madu dan tanaman bunga tidak bisa bertahan pada suhu rendah, pastilah ada yang keliru dengan teori musim dingin 65 juta tahun lalu. "Saya tidak mengatakan bahwa tabrakan tidak terjadi," kata Kozisek. "Saya hanya mengajak kita melihat lagi teori ini," imbuhnya.

Harus diakui, lebah madu jenis Cretotrigona prisca yang terperangkap di batu amber memang sulit dibedakan dengan lebah madu tropis yang hidup masa kini. Bisa jadi mereka memang nenek moyangnya. Bila ini benar, pertanyaannya adalah bagaimana mereka bisa tetap hidup menghadapi musim dingin? Atau musim dingin itu sebenarnya tidak pernah terjadi? (sri/bbc.co.uk)***

Lebah Jantan tak Punya Gen dari Induk Jantan

SEORANG anak laki-laki memerlukan ayah agar ia bisa lahir. Seekor burung jantan butuh induk jantan agar ia bisa menetas. Tapi, tidak demikian halnya dengan anak lebah jantan. Sebuah tim peneliti internasional telah menemukan gen yang memungkinkan lebah jantan tidak memiliki ayah. “Kami menemukan bagian dari genom lebah madu yang menyebabkan adanya perbedaan antara keturunan jantan dan betina," ujar Kim Fondrk dari Universitas California Davis.

Penemuan ini akan membantu menjelaskan banyak hal misterius mengenai lebah. Selain itu, dapat membantu peneliti melindungi populasi lebah karena serangga-serangga tersebut dibutuhkan untuk menyerbuki tanaman dan bunga-bunga. Dalam edisi terakhir jurnal Cell, Fondrk dan rekan-rekannya dari Jerman dan Norwegia menyebutkan gen yang menentukan jenis kelamin lebah adalah gen complementary sex determiner (CSD) atau gen pelengkap penentu jenis kelamin.

CSD memiliki 19 versi alternatif yang disebut alel (alleles), gen yang dapat menempati lokus yang sama seperti gen lain pada kromosom tertentu. Lebah betina memiliki dua salinan CSD yang selalu terdiri dari alel yang berbeda, sedangkan lebah jantan hanya memiliki satu salinan. Perbedaan jumlah alel inilah yang membedakan apakah seekor lebah akan tumbuh menjadi jantan atau betina.

Perlu diketahui, ada tiga kasta berbeda dalam koloni lebah, yakni ratu, lebah pekerja, dan lebah jantan. Ratu tugasnya bertelur dan merupakan ibu dari semua lebah dalam koloni. Di alam bebas, ratu kawin hanya sekali dengan lebah jantan untuk mendapatkan dua set gen. Kedua jenis gen itu, satu dari lebah jantan dan satu dari lebah betina, kelak diturunkan pada semua anak lebah betina.

Lebah pekerja adalah semua lebah betina. Mereka ini adalah lebah-lebah yang mengerjakan semua pekerjaan.Sedangkan lebah jantan hanya memiliki fungsi seksual. Mereka tidak mewarisi dua set gen seperti lebah betina, namun hanya satu, yaitu dari lebah betina. “Gen kedua yang berasal dari ayah lebah tidak menurun padanya. Mereka ini sebenarnya setengah kloning dari ratu," jelas Fondrk.

Sesungguhnya, meski terdapat banyak versi alel, penentuan jantan atau betina tidak ditentukan dari alel apakah yang diturunkan. Dalam penelitian, alel-alel yang sama sering ditemukan dalam lebah jantan maupun betina. Pada percobaan terhadap telur lebah, diketahui gen CSD akan menjadi aktif 12 jam setelah telur diletakkan dan akan terus aktif selama perkembangannya. Para peneliti mencoba untuk memblokir aktivitas salah satu gen CSD pada telur berisi larva lebah betina (memiliki dua salinan CSD yang berbeda). Hasilnya telur itu tumbuh menjadi lebah jantan.

Mereka akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa protein yang dihasilkan dua versi CSD yang berbeda (pada lebah betina) itulah yang akhirnya bereaksi menentukan jenis kelamin lebah menjadi betina. Bila hanya ada satu jenis CSD seperti pada lebah jantan, maka protein tidak bereaksi, dan lebah tumbuh menjadi jantan. Ketiadaan gen CSD dari ayah--yang menyebabkan reaksi protein--inilah yang membuat lebah-lebah jantan dikatakan menetas dari telur yang tidak dibuahi lebah jantan. (sri/Rtr/mitglied.lycos)***

Senin, 01 Oktober 2007

Produk HD mampu atasi Diabetes Militus

Sugeng, 54 tahun. Tegal, Jawa Tengah
Diabetes Mellitus

Pada tahun 1990, saya mulai merasa tenggorokan saya seringkali haus, mudah lapar (selalu ingin makan terus-menerus, namun tidak pernah naik berat badannya), badan lemas, dan mudah jatuh sakit. Akhirnya, saya memeriksakan diri ke dokter, dan melakukan pemeriksaan laboratorium. Hasilnya, kadar gula darah saya saat itu 240 mg/Dl, dan dokter menyatakan saya positif terkena diabetes mellitus.

Bahkan, pernah suatu waktu kadar gula darah saya mencapai 600 mg/dl. Berat badan saya turun drastis sampai 50 kg. Namun, saya juga rutin melakukan diet, dan mengontrol kadar gula darah. Namun, tetap saja tidak ada hasil yang membaik. Bahkan, selama 2 tahun terakhir, berat badan saya semakin turun drastis.

Selain itu, mulai timbul luka melepuh seperti terbakar, melembung kering. Keadaan itu terus berlanjut. Namun, hal itu tidak membuat saya patah semangat. Obat dokter terus saya konsumsi.

Hingga pada November 2006, salah seorang teman saya, Abdul Jamil mengenalkan Pak Adi Haeffy kepada saya. Dari Pak Adi-lah saya mengenal produk HD, dan mulai mengonsumsi Pollenergy 520, Propolis Tablet, Royal Jelly Tablet, dan mengoleskan Aloe Propolis Cream. Saat itu, Pak Adi banyak menjelaskan kesaksian dari orang-orang yang terbantu kesehatannya dengan produk HD. Saya mengonsumsi paket produk HD tersebut selama 3 bulan, dan untuk luka, saya olesi dengan Aloe Propolis Cream.

Alhamdullilah, perubahan mulai terlihat. Luka saya yang tadinya melepuh, sudah tidak ada lagi. Bahkan, kadar gula darah saya telah turun menjadi 180 mg/dl. Badan pun terasa jauh lebi enak, tidur mulai dapat lelap. Namun, karena keterbatasan dana, saya tidak lagi mengonsumsi produk-produk HD. Barulah pada Agustus 2007 ini, saya kembali mengonsumsi produk-produk HD. Hanya saja, royal jelly yang kini saya konsumsi adalah Royale Jelly Liquid.

Terima kasih banyak HD. Sekarang, saya telah dapat menjalani aktifitas dengan sehat.


Produk yang digunakan:
Aloe Propolis Cream, Bee Propolis, Pollenergy 520, Royal Jelly Liquid

erwin.winaldi@yahoo.co.id
erwin.winaldi@plasa.com

021-92359991
022-92151899
0818 0952 9945

Mitos :

Mitos Madu Murni, disukai semut, dan bisa dibakar api

Diambil dari blog http://www.pisangkremes.com/?p=310
Bagus untuk info mengenai madu yang ada mitos bisa dikerubungi semut dan menimbulkan api bila dibakar. Atau mengenal keaslian madu. Benarkah? Simak saja...

Banyak orang bilang, madu murni tidak akan dirubungi semut. Ada pula yang bilang, madu murni akan menyala jika dibakar api. Apakah benar demikian? Ternyata banyak yang salah kaprah dengan anggapan tersebut. Semut tidak menyukai madu yang berasal dari iklim tropis karena madu tersebut telah mengalami fermentasi. Penyebabnya, kandungan airnya cukup tinggi, yakni sekitar 25%. Madu akan mengalami fermentasi jika kandungan airnya telah melebihi ambang batas 18%. Akibatnya, akan timbul gas. Gas inilah yang menimbulkan nyala api ketika dibakar. Dan gas inilah yang tidak disukai oleh semut. Lalu, kenapa sarang lebah tidak didatangi semut? Karena pada sarang lebah terdapat suatu lapisan yang tidak disukai oleh semut. Madu-madu produksi Indonesia, umumnya telah melalui proses pemanasan yang menyebabkan 50% kandungan gizinya hilang. Yang baik adalah madu yang tidak melalui proses produksi apapun, jadi benar-benar murni. Madu jenis ini umumnya masih tercampur dengan pollen serbuk sari bunga).

Madu murni justru tidak akan menyala jika dibakar. Dan madu murni justru disukai oleh semut. Madu murni umumnya baik dikembangkan di daerah sub tropis, dan telebih di gurun kering. Sayangnya, madu seperti ini masih harus diimpor dari Eropa atau Amerika. Harganya juga sangat mahal. Ukuran 1 kg dijual dengan harga Rp 239 ribu. Ukuran 0,5 kg dijual dengan harga Rp 137 ribu



erwin.winaldi@yahoo.co.id
erwin.winaldi@plasa.com

021-92359991
022-92151899
0818 0952 9945

Madu Terbaik





(Keterangan Gambar : Madu HD setelah diperiksa diatas piring akan terlihat khas dan alami)


Madu Cegah Amputasi Pasien Diabetes

Sandy Dwiyono
Sat, 12 May 2007 04:24:39 -0700

*www.kompas.com*
**
*Madu Cegah Amputasi Pasien Diabetes*

Mengoleskan madu pada bagian kaki yang luka, merupakan alternatif untuk
menghindari terjadinya amputasi pada pasien diabetes. Hal tersebut
dibuktikan oleh seorang dokter dari Universitas Wisconsin, AS, yang berhasil
membantu pasien-pasiennya menghindari amputasi. Kini ia berencana
menyebarkan terapi madu tersebut.

Menurut Profesor Jennifer Eddy dari University School of Medicine and Public
Health, madu bisa membunuh bakteri karena sifat asamnya, selain itu madu
juga efektif menghindari sifat kebal bakteri akibat penggunaan antibiotik.
"Ini adalah hal yang penting dalam dunia kesehatan," katanya. Dalam terapi
madu ini, bagian yang luka baru bisa diolesi setelah kulit mati dibersihkan.

Pasien diabetes memang seharusnya sejak dini memerhatikan secara serius
bagian kaki, terutama untuk mencegah terjadinya luka yang berlanjut dengan
infeksi. Memberi perhatian serius pada kaki dengan melakukan kontrol yang
baik terhadap penyakit diabetes yang diidap disebabkan timbulnya gangguan
pada kaki penderita diabetes.

Gangguan itu berupa kerusakan pada saraf dan kerusakan pembuluh darah dan
infeksi yang membuat penderita diabetes mengalami mati rasa (baal) pada
kakinya. Karena itu, biasanya penderita diabetes tidak menyadari terjadinya
luka pada kaki karena tak langsung tampak.

Terapi madu telah digunakan sebagai pengobatan alternatif di Eropa, bahkan
di Selandia Baru terapi ini dipakai untuk mengobati sulit tidur. Profesor
Eddy mulai tertarik untuk mencoba terapi madu setelah mengetahui tradisi
penggunaan madu dalam dunia pengobatan masa lampau.

Ia mulai melakukan uji coba sejak enam tahun lalu. "Saya mulai mencoba
terapi ini setelah segala pengobatan gagal. Sejak kami memakai madu,
penggunaan semua jenis antibiotik kami hentikan dan berhasil," katanya.
Sampai saat ini penelitian tersebut masih berlanjut dan diharapkan selesai
pada tahun 2008 atau 2009.


Sumber: AFP
Penulis: An


erwin.winaldi@yahoo.co.id
erwin.winaldi@plasa.com

021-92359991
022-92151899
0818 0952 9945